Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Cahaya Itu

Kau , seakan pelita, bersinar di penjuru Bercahaya indah, dengan senyum yang berleku Kurasa hangatmu, saat kau menyentuhku Mata kita bertatap, letupan cinta pun berpadu~~   Masih jelas di ingatanku Saat kita bertemu Tanganmu terentang memelukku Matamu memancar sinar rindu Aku bahagia memilikimu ~   Jangan lepaskan tali itu Itu tali persahabatan kita Yang membuat kita bersatu Dengan iman dan setia~   Walaupun nanti, kita berpisah pergi Janganlah pernah bersedih Karena kau adalah milikku, Dan kuserahkan aku, untuk dapat kaumiliki Karena iman dan setia, kita terpaut di satu hati~   Aku, Tak lagi ingin kau raib Dan kau pun dimiliki Karna, Jika kau pergi Kelam seakan menutupi~   Seakan sedang bersalju Membawa hawa dingin membatu Membuatku terpojok beku Dan berjalan, dalam gelita, tanpa arah tuju Aku tak lagi ingin, kehilangan dirimu ~   Kau, bagai cahaya...

Mushroom House

Goes to Mushroom House Oleh : Fatya Bakhitah Sulaiman “Ayo, cepat, bawa tas cokelat itu!” Ummi menunjuk tas bekal makanan berwarna cokelat yang masih teronggok di dekat motor.             Kak Nadya (sepupuku) lebih dahulu mengambil tas itu. Aku sempat mencegahnya, tapi Kak Nadya bilang tidak apa-apa. Kak Nadya kemudian membawa tas itu keluar, menyusul Ummi dan adik-adikku yang sudah berjalan duluan.             Hari ini hari Minggu, 10 November 2019. Hari ini, kopdar kedua grup Tsamarah akan digelar di Mushroom House , alias Rumah Jamur. Di sana, kami akan berkumpul dan belajar banyak tentang jamur. Asyik? Ya iyalah.             Aku segera mengikuti langkah Kak Nadya. Aku menutup pintu rumah, menguncinya, kemudian menyimpan kunci di tasku. Aku segera menyusul Kak Nadya yang sudah menyusul Ummi setelah aku...

Kristal Sahabat

Kristal Sahabat   Cobalah lihat matahari Begitu indah sinarnya Cobalah lihat bulan di malam hari Begitu terang cahayanya Tapi, tahukah kamu Ada yang lebih indah dari Bulan juga mentari   Persahabatan aku dan kamu Lebih indah dari sinar mentari Lebih terang dari cahaya rembulan Tak ada yang bisa mengalahkan Persahabatan aku dan kamu Jangan pernah Gantikan aku dengan yang lain Karena aku tak memiliki pengganti Karena aku dan mereka berbeda Sejauh langit dan bumi Jadikan aku hanya satu Hanya untuk dirimu   Jangan pernah Lupakan aku selamanya Meskipun datang perpisahan yang amat lama   Jangan pernah Lupakan aku sedetik saja Ingatlah namaku selalu Ingatlah wajahku selalu   Cobalah lihat matahari yang bersinar Cobalah lihat bulan yang bercahaya Tapi, wajahku dan wajahmu Lebih bersinar dan bercahaya Dari pada bulan dan mentari   Aku Hanya ...

Merah Putih

Nasihat Indah di balik Sebuah Kisah By : Fatya Bakhitah Sulaiman   Derap langkah yang serentak Disertai kilatan silau tombak Gigimu menggertak Bersiap dengan pertempuran yang akan meledak   Kau berdiri gagah Dengah peranmu yang memimpin Kau kerahkan semua hidupmu, Tuk kemerdekaan tanah air   Genderang mulai ditabuh Kau melangkah ke depan tanpa ragu Sigap bertarung tanpa peduli, Apapun yang menghadangmu Kilatan berkelebat di antara kepala Di sanalah harapan menang yang membayang   Hari berlalu tanpa rasa Keringatmu menitik di dahimu Nafasmu mendengus berkabut Harapan it uterus menggedor-gedor hatimu Meski apapun yang kau lalui, belum membuahkan Apa-apa, tekadmu terus mengeras   Membeku bagai batu   Semangatmu mulai membara Di saat bayangan melintas di mata Impian menang terus menyala Hanya tekadmu yang membara, berusaha meraih cita Menuntunmu tuk terus berg...

Masjidku

Masjid Abu Ad-Darda’ By : Fatya Bakhitah Sulaiman   Di dekat rumahku terdapat sebuah masjid. Namanya masjid Abu Ad-Darda’. Masjid ini sering diramaikan, tak peduli siang atau malam. Masjid megah itu selalu semarak dan dimakmurkan. Masjid itu sangat eksotis. Dindingnya terbuat dari batu keramik berwarna cokelat kekuningan. Lantai teras juga berwarna sama, kecuali bagian dalam masjid. Bagian dalamnya hampir semuanya berwarna putih susu. Masjid itu selalu bersih, AC-nya dinyalakan selama 24 jam. Ditambah lagi fasilitas eskalator membuatnya semakin megah. Terlihat permanen dan artistik. Masjid itu selalu diramaikan, pada waktu sholat maupun di luar waktu sholat. Di masjid itu selalu banyak para santri yang belajar tahsin atau menghafal Al-Qur’an. Juga terkadang ada kajian-kajian di sana. Ustadz populer di masjid itu adalah Ustadz Murtadho Habibi dan Ustadz Zulfikar. Keduanya adalah imam di masjid itu. Selain menjadi imam, keduanya juga menjadi guru tahsin Al-Qur’an ...